Selasa, 12 April 2011

Selamat Ulang Tahun, Sayang



Datang sudah hari ini, hari dimana engkau terlahir,
Dengan iringan tangis dan tawa bahagia mengiringi hadirnya kau ke dunia,
Langkah dan waktu tak pernah bisa mundur,
Ia terus berjalan seiring jejak yang kau tinggalkan.


Sayang, hari ini bertambah lagi usiamu, masa dimana kamu akan memasuki usia matang. Perjalanan hidup yang akan kamu lalui mungkin tidak selalu mudah, banyak hal yang akan menjadi ganjalan, tapi aku percaya kamu akan selalu bisa melaluinya. Jalani segala apa yang telah tertuliskan olehNya dengan ikhlas dan belajarlah menjadi bijak atas segala permasalahan. Sayang, usia matang hendaknya bukan hanya sekedar bilangan tapi juga matang dalam pemikiran dan spiritual. Belajarlah untuk mengendalikan emosi, jauhkan dirimu dari rasa marah, dan percaya pada setiap ketulusan yang diberikan orang lain.

Suka duka datang silih berganti,
Mengajarkanmu pada seribu pengalaman,
Usiamu kini kian matang,
Haruslah menjadi bijak & dewasa pada setiap masalah,
Waktu berkurang, usiamu bertambah
Ingat selalu kepadaNya

Sayang, masa lalu memang tidak akan pernah hilang, tapi hendaknya dijadikan pelajaran dan hikmah yang berarti untuk kamu bisa mengerti arti kehidupan. Lupakan segala yang pahit dan ingatlah apa yang menjadi kebahagiaan, karena hanya itu yang akan membuat kamu tersenyum.

Sayang, hanya doa tulus kado dariku semoga kamu selalu mendapat kebahagiaan dan kebaikan.

Selamat Ulang Tahun, Sayang.


Sayang kamu ^_^
Selengkapnya...

Senin, 21 Februari 2011

Rasa Sakit & Hutang

Jika rasa sakit ini adalah hutang, maka aku ingin segera membayarnya berapapun itu. Tapi sayangnya rasa sakit bukanlah hutang yang bisa aku bayar lunas. Selengkapnya...

Sabtu, 19 Februari 2011

Menjadi Koma

Pada sebuah cinta,
Dia
Merekah membuncah
Mengharap memimpi
Melayang melambung
Asa
Pada satu jiwa
Pada sebuah cinta,
Dia
Mengiba merajuk
Menghampa meremuk
Meratap mengenang
Pada satu jiwa
Pada sebuah cinta,
Dia
Menjadi koma Selengkapnya...

Jumat, 18 Februari 2011

Menyimpan Lara



Menyimpan lara.
Sebenarnya aku sudah muak, siapa pula orang di dunia ini yang mau menyimpan lara. Tapi terkadang kita tidak bisa mengendalikan diri.
Kala hati berkata tidak, otak berkata iya, otak berkata tidak, hati berkata iya.
Menyimpan lara, seperti memasukan racun kedalam tubuh. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Seperti kata sebuah pepatah.
Dan, Duarr!!! suatu saat akan meledak, membunuhmu.
Lara pergi, sedih pergi, derita pergi
Lara pergi, sedih pergi, derita pergi
Lara pergi, sedih pergi, derita pergi
Mantra yang aku ucapkan, berpuluh kali. Ahhh tapi tak berhasil
Lara itu masih tersimpan. Rapi.
Ataukah aku harus menjadi amnesia, untuk apa?
Tidak memiliki memori tentang dia. Lalu apa hubungan lara dan dia?
Karena dia yang menciptakan lara.

Selengkapnya...

Pengkhianatan

Yang tersisa dari sebuah pengkhianatan hanyalah rasa sakit, sakit, sakit, kalaupun ada yang lebih dari rasa sakit itu pasti rasa sakit yang menyakitkan. Selengkapnya...

Rabu, 16 Februari 2011

Simfoni Hitam

Malam sunyi kuimpikanmu
Kulukiskan cita bersama
Namun s’lalu aku bertanya
Adakah aku di mimpimu

Di hatiku terukir namamu
Cinta rindu beradu satu
Namun s’lalu aku bertanya
Adakah aku di hatimu

Reff:
T’lah kunyanyikan alunan-alunan senduku
T’lah kubisikkan cerita-cerita gelapku
T’lah kuabaikan mimpi-mimpi dan ambisiku
Tapi mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu

Bila saja kau di sisiku
‘Kan ku beri kau segalanya
Namun tak henti aku bertanya
Adakah aku di rindumu

Back to Reff

Tak bisakah kau sedikit saja dengar aku
Dengar simfoniku
Simfoni hanya untukmu….

Back to Reff

T’lah kuabaikan mimpi-mimpi dan ambisiku





Tapi mengapa ku takkan bisa sentuh hatimu
Selengkapnya...

Senin, 14 Februari 2011

Lupakan Palermo

Mencintai dia adalah hal paling mudah yang pernah aku lakukan seumur hidup. Bersama dia membuat waktu seolah berhenti seketika. Hanya ada aku, dia, dan cinta. Dia adalah kekasih, dia juga sahabat bagiku. Tak ada penjelasan pasti tentang bagaimana dia bisa menyelinap masuk, tinggal disana- ditempat paling spesial di dalam hatiku.

Jadi, kurasa kau mengerti kenapa berpisah darinya adalah hal tersulit yang pernah aku lakukan. Merindukannya membuat waktu berjalan lambat sekali. Banyak yang ingin aku katakan- SMS tak mungkin cukup membendungnya. Dan waktu lebih kejam daripada dugaanku semula. Jarak dan keinginan bertemu disihirnya jadi rindu. Rindu disihirnya jadi ragu.

Aku bukanlah laki-laki kuat. Disatu masa, diantara hari-hari tanpa dirinya, aku melakukan sesuatu yang kelak akan aku sesali seumur hidupku. Hatiku mendua.... Selengkapnya...

È